Periode emas sekaligus periode paling kritis untuk mencegah stunting adalah 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Ini dihitung mulai dari hari pertama kehamilan hingga anak berusia 2 tahun. Apa yang orang tua lakukan (atau abaikan) di masa ini akan berdampak permanen pada tinggi badan, kecerdasan otak, dan kesehatan anak di masa dewasa.


Berikut adalah langkah-langkah parenting krusial di fase awal kehidupan untuk membangun pondasi anti-stunting:


  1. Fase Kehamilan: Nutrisi Ibu adalah Nutrisi Janin Pencegahan stunting dimulai dari piring makan Ibu hamil. Janin sangat bergantung pada cadangan nutrisi ibunya.
  2. Perbaiki Gizi: Pastikan asupan harian kaya akan protein hewani (ikan, telur, daging), sayur, dan buah.
  3. Cegah Anemia: Ibu hamil yang anemia berisiko melahirkan bayi berat badan rendah (BBLR), yang merupakan bibit stunting. Wajib konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) minimal 90 tablet selama kehamilan.
  4. Rutin Kontrol: Jangan lewatkan jadwal pemeriksaan kehamilan (ANC) untuk memantau pertumbuhan janin secara berkala.
  5. Fase 0-6 Bulan: Keajaiban Bernama ASI Saat bayi lahir, sistem pencernaannya hanya siap menerima satu jenis makanan terbaik di dunia: Air Susu Ibu (ASI).
  6. Inisiasi Menyusu Dini (IMD): Lakukan IMD segera setelah lahir agar bayi mendapatkan kolostrum (ASI pertama yang kaya antibodi).
  7. ASI Eksklusif Harga Mati: Berikan HANYA ASI selama 6 bulan pertama. Tanpa air putih, pisang, madu, apalagi susu formula (kecuali ada indikasi medis mendesak). ASI mengandung nutrisi paling lengkap untuk pertumbuhan otak dan tulang di fase ini.
  8. Peran Ayah Sangat Vital: Keberhasilan menyusui bukan hanya tugas ibu. Ayah harus menciptakan lingkungan yang tenang dan suportif agar ibu rileks, karena ibu yang bahagia akan memproduksi ASI yang lancar.


Kesimpulan: Menjadi orang tua di 6 bulan pertama memang melelahkan, namun ini adalah investasi paling berharga. Dengan memastikan nutrisi ibu hamil terjaga dan memberikan ASI eksklusif, Anda telah meletakkan batu pertama yang kokoh untuk melindungi si kecil dari stunting.


Sumber : https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/2713/optimalkan-golden-age-anak-untuk-generasi-bebas-stunting